Vagina Gatal? Begini Cara Mencegahnya

Pepih Nurlelis
.
Rabu, 21 September 2022 | 17:41 WIB
8 penyebab vagina gatal dan cara mencegahnya. Foto: freepik

PURWOKERTO, iNewsJatenginfo.id - Beberapa faktor sebabkan vagina gatal dapat, seperti infeksi jamur atau dapat disebabkan karena stres. Namun, meski hal tersebut terlihat sepele bisa saja terjadi karena penyakit yang lebih serius.

Adapun penyebab gatalnya pada kemaluan dapat terjadi karena berbagai hal, berikut penjelasannya dikutip iNewsJatenginfo.id dari Alodokter pada Rabu (20/9/2022).

8 Penyebab Vagina Gatal dan Cara Mencegahnya
Beberapa penyebab gatalnya vagina:
1. Iritasi Vagina

Iritasi vagina dapat terjadi karena pengaruh bahan kimia yang iritatif. Biasanya terdapat dalam produk seperti, sabun, tisu basah, pembalut, kondom, dan pembersih vagina.

2. Penyakit Menular Seksual 
Vagina gatal dapat disebabkan karena penyakit menular seksual seperti, herpes, trikomoniasis, klamidia, dan gonore. Kondisi ini banyak terjadi pada seseorang yanng sering berganti pasangan seksual tanpa menggunakan kondom.

3. Infeksi Jamur
Infeksi jamur atau kandidiasis vagina banyak terjadi pada perempuan hamil, berhubungan seksual, konsumsi antibiotik, atau perempuan yang memiliki daya tahan tubuh lemah. Sehingga dapat disertai munculnya keputihan dan rasa perih pada vagina.

4. Menopause
Menopause dapat trejadi pada wanita berusia 45-55 tahun. Kondisi vagina gatal dapat disebabkan karena hormon estrogen pada tubuh akan berkurang.

5. Vaginosis Bakteri
Vaginosis bakteri merupakan infeksi bakteri di vagina. Kondisi ini trejadi dengan munculnya rasa perih dan keluarnya cairan atau bau tidak sedap dari vagina.

6. Stres
Ternyata stres dapat menyebabkan vagina gatal. Hal tersebut terjadi karena sistem kekebalan tubuh seorang wanita akan menurun sehingga mudah terkena infeksi.

7. Lichen Sklerosis
Lichen Sklerosis atau biasa disebut dengan gangguan kulit pada vulva dapat menyebabkan gatalnya vagina. Sehingga menimbulkan bercak putih tipis pada masa pascamenopause.

8. Kanker Vulva
Kanker vulva dapat menyebabkan vagina gatal sehingga menimbulkan perdarahan, nyeri di vagina, dan penurunan berat badan.

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini