Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor Boyolali Tegaskan Tak Ada Deklarasi Calon Bupati dalam Pertemuannya
Advertisement . Scroll to see content

Ketahui Perbedaan Gus dan Kiai, Begini Penjelasannya

Rabu, 10 Agustus 2022 | 03:59 WIB
  • author Ali Masduki
Ketahui Perbedaan Gus dan Kiai, Begini Penjelasannya
Perbedaan gus dan kiai menarik diketahui disampaikan Bendahara GP Ansor Jatim Muhammad Fawait. (Foto: )Ali Masduki

Dia menyontohkan, ada orang memakai jubah atau sorban langsung disebut kiai. Padahal tidak pernah mondok, apalagi mengasuh pondok pesantren. Bahkan justru berpraktik sebagai paranormal atau dukun.

"Demikian juga dengan istilah gus. Itu adalah sebutan untuk anak kiai di Pulau Jawa, untuk menghormati bapaknya yang seorang kiai. Jadi tidak boleh sembarangan menyebut seseorang sebagai gus. Cari tahu dulu dia anak kiai siapa, di mana pondok pesantrennya," ujar Fawait.

Segala hal itu harus diposisikan sesuai pada tempatnya. Termasuk istilah atau penyebutan kiai atau gus dalam kehidupan bermasyarakat. 

Dia mengingatkan, sebutan kiai, gus, lora atau yek adalah sebuah penghormatan dan sarat maknanya. Karena itu harus disematkan kepada orang yang tepat dan memang berhak.

"Banyak kasus terjadi, orang yang melakukan praktik perdukunan menyebut dirinya kiai atau gus. Hal itu untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat. Tapi ujung-ujungnya mencari keuntungan pribadi. Ini tentu merugikan kiai dan gus yang benar-benar asli," pungkas Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim tersebut

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut