Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kawasan Ikonik dan Andalan di Yogyakarta, Tahukah Kamu Asal Usul Nama Malioboro?
Advertisement . Scroll to see content

Konferensi Penyiaran Indonesia 2022: Etika, Moral dan Pancasila Basis Demokratisasi Informasi

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:11 WIB
  • author Faieq Hidayat
Konferensi Penyiaran Indonesia 2022: Etika, Moral dan Pancasila Basis Demokratisasi Informasi
Komisioner KPI Pusat Hardly Stefano Pariela dalam Konferensi Penyiaran Indonesia 2022. (Foto KPI).

JAKARTA, iNewsJatenginfo.id - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyebut perkembangan teknologi digital dan jaringan internet berimplikasi menghadirkan demokratisasi informasi di Indonesia. 

Namun juga membawa ekses negatif dengan bertebarannya hoaks dan ujaran kebencian yang mengarah pada segregasi sosial. 

Komisioner KPI Pusat Hardly Stefano Pariela mengatakan berlimpahnya konten hedonistik, fleksing, dan penipuan bukti mengarah segregasi sosial. 

Dengan kebebasan berekspresi yang semakin luas, beberapa konten internet memiliki kecenderungan mengabaikan norma dan kearifan lokal serta nilai-nilai kebangsaan Indonesia yang terkandung dalam Pancasila. 

Hal ini disampaikan Hardly Stefano Pariela saat memberi pengantar dalam Konferensi Penyiaran Indonesia 2022 dengan tema “Mewujudkan Media Komunikasi dan Penyiaran yang Berbasis Etika, Moral dan Kemanusiaan menuju Peradaban Baru”, di Yogyakarta, Selasa (24/5). 

Menurut Hardly, digitalisasi dan internet telah menghadirkan strategi yang disebut konvergensi media. Secara teknis, konten siaran televisi disiarkan dengan menggunakan internet, dan sebaliknya beberapa konten internet juga akan masuk dan disiarkan oleh televisi. 

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut