get app
inews
Aa Text
Read Next : Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari 2026, BMKG ingatkat Masyarkat

Riset ITB Ungkap Banjir Sumatra Dipicu Hujan Ekstrem Siklon Senyar

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:26 WIB
header img
Koordinator Tim Riset CENAGO Heri Andreas menjelaskan, riset CENAGO ITB mengungkap banjir Sumatra 2025 dipicu hujan ekstrem akibat Siklon Senyar. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsJatenginfo.id - Banjir Sumatra 2025 dipicu hujan ekstrem akibat fenomena Siklon Tropis Senyar. Kesimpulan tersebut berdasarkan hasil kajian forensik berbasis geospasial yang dilakukan Center for Analysis and Applying Geospatial Information (CENAGO) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kajian komprehensif itu menyimpulkan kapasitas sistem pengendalian banjir yang ada memang tidak dirancang untuk menghadapi skala cuaca ekstrem yang terjadi saat bencana.

CENAGO menyelesaikan analisis mendalam berbasis presipitasi ekstrem, karakteristik hidrologi tiga daerah aliran sungai (DAS Badiri, Garoga dan Batang Toru), perubahan tutupan lahan serta simulasi hidrologi-hidrolika.

Koordinator Tim Riset CENAGO Heri Andreas menegaskan, faktor cuaca ekstrem menjadi pemicu dominan dalam peristiwa tersebut.

“Jika secara kuantitatif kontribusi perubahan tutupan lahan yang dituduhkan relatif kecil, maka penetapan pertanggungjawaban mutlak (strict liability) terhadap pihak tertentu perlu ditinjau kembali demi objektivitas,” kata Heri, Jumat (20/2/2026).

Analisis citra satelit resolusi tinggi menunjukkan anomali presipitasi yang sangat jarang terjadi saat Siklon Tropis Senyar melanda.

Pada akhir November 2025, curah hujan tercatat mencapai level ekstrem 150-300 milimeter per hari hingga sangat ekstrem di atas 300 milimeter per hari.

Heri menjelaskan model probabilitas menunjukkan kejadian tersebut masuk kategori R700 hingga R1000.

Editor : Iman Nurhayanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut