Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : iNews Kendal Resmi Diluncurkan, Bawa Semangat Baru untuk Perkuat Publikasi dan Informasi Daerah
Advertisement . Scroll to see content

IMM Kendal Menyoroti Kelangkaan Gas LPG di Masyarakat

Senin, 01 April 2024 | 04:43 WIB
  • author Hanif Maulana
IMM Kendal Menyoroti Kelangkaan Gas LPG di Masyarakat
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Kendal melihat masalah kelangkaan gas elpiji 3 kg semakin memprihatinkan. Foto: Hanif Maulana, Sekretaris Umum PC IMM Kendal (Ist)

KENDAL, iNewsJatenginfo.id - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Kendal melihat masalah kelangkaan gas elpiji 3 kg semakin memprihatinkan. Langkanya pasokan gas elpiji telah menimbulkan ketidaknyamanan dan kesulitan bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang bergantung pada gas elpiji sebagai sumber utama energi memasak.

Sekertaris Umum IMM Kendal, Hanif Maulana mengatakan akhir-akhir ini kelangkaan gas elpiji 3 kg semakin memprihatinkan.

"Pemerintah seharusnya bertanggung jawab atas penyediaan dan distribusi gas elpiji sebagai bagian dari pelayanan dasar kepada masyarakat. Namun, kenyataannya adalah kekurangan pasokan gas elpiji telah menjadi masalah yang kronis, meninggalkan banyak rumah tangga dalam keadaan kesulitan dan ketidakpastian," tutur Hanif. 

Hanif menambahkan jika salah satu faktor utama yang menyebabkan kelangkaan gas elpiji adalah adanya disparitas antara permintaan dan pasokan.

"Permintaan gas elpiji terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan ekonomi, namun pasokan tidak mampu mengikuti laju pertumbuhan tersebut. Hal ini menunjukkan kegagalan dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya energi negara," tambahnya. 

Selain itu, ia menyebut dalam menghadapi masalah kelangkaan gas elpiji, pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan pasokan yang memadai dan stabil. Hal ini termasuk peningkatan produksi dalam negeri, investasi dalam infrastruktur distribusi, pengawasan yang ketat terhadap praktik ilegal, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen sumber daya energi.

"Pemerintah juga perlu melibatkan berbagai pihak, termasuk produsen gas elpiji, distributor, dan masyarakat, dalam proses perencanaan dan pengelolaan pasokan gas elpiji. Dengan demikian, dapat diharapkan bahwa langkanya gas elpiji 3 kg yang telah lama menjadi momok bagi masyarakat dapat segera terselesaikan, dan masyarakat dapat kembali mendapatkan akses yang mudah dan terjangkau terhadap energi memasak yang penting ini," tutupnya.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut