Mitos dan Fakta Tumbuh Sehat Calon Bayi dan Anak, Siloam Hospitals Semarang Beri Edukasi

Tim iNews.id
.
Kamis, 24 November 2022 | 10:43 WIB
Tumbuh kembang anak. (foto: pexels)

SEMARAANG, iNewsJatenginfo.id - Edukasi bertajuk 'Mitos dan Fakta pada Anak' disampaikan tim manajemen Siloam Hospitals Semarang agar para orangtua dan ibu hamil lebih memahami untuk memenuhi tumbuh kembang anak sekaligus mengantisipasi sejumlah hal yang tidak diinginkan.

Dokter Spesialis Anak Siloam Hospitals Semarang, dr. Puni Oktisari Sp.A., melalui edukasi live Instagram, yang diikuti puluhan pasangan/orang tua mengatakan, konsultasi secara berkelanjutan kepada dokter spesialis anak guna persiapan kehamilan dan proses kelahiran pertama merupakan hal penting bagi calon ibu.

"Konsultasi secara teratur membantu ibu hamil agar tetap fokus dalam menjalani masa kehamilan dan persiapan lahir. Banyak hal yang harus disiapkan calon ibu dan atau para orang tua. Misalnya keadaan lingkungan sekitar, seputar Air Susu Ibu (ASI) hingga kebutuhan nutrisi yang disampaikan disaat konsultasi", ungkap dr. Puni Oktisari Sp.A., di hadapan puluhan peserta edukasi, Senin (21/10/2022) di Semarang.

Pada edukasinya, Puni Oktisari pun mengingatkan agar nilai kemandirian pada tumbuh kembang anak harus diterapkan secara bertahap. "Hanya saja dalam prakteknya, pengawasan secara ekstra perlu dilengkapi, karena balita masih sangat bergantung terhadap orangtuanya", imbuh Puni.

Adapun asupan tambahan supplement dengan rekomendasi dokter spesialis anak boleh saja diberikan, namun prinsip pemberian ASI asupan nutrisi yang seimbang dan empat sehat lima sempurna tidak dapat dikurangi dan akan selalu menjadi prioritas.

Air Susu Ibu atau ASI merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. Air susu ibu diproduksi karena pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin setelah kelahiran bayi.

Air susu ibu pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit.

Menyusui bayi dari ibunya sendiri adalah cara yang paling umum untuk memperoleh ASI, tetapi ASI dapat dipompa dan kemudian disusui dengan botol bayi, cangkir dan/atau sendok, sistem tetes suplementasi, atau selang nasogastrik.

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini