Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Laga PSIS vs Persib Diselimuti Memori Kelam Kerusuhan Suporter
Advertisement . Scroll to see content

Bobotoh Doa Bersama dan Nyalakan Lilin secara Massal Atas Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oktober 2022 | 09:49 WIB
  • author Mujib Prayitno
Bobotoh Doa Bersama dan Nyalakan Lilin secara Massal Atas Tragedi Kanjuruhan
Bobotoh menyalakan lilin di Taman Cikapayang, Dago, Kota Bandung sebagai bentuk berkabung atas banyaknya korban dalam tragedi Kanjuruhan. (Foto: iNews.id/Mujib Prayitno)

BANDUNG, iNewsJatenginfo.id - Ratusan Bobotoh atau pendukung Persib mengheningkan cipta serta doa bersama untuk tragedi Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022). Dalam suasana khidmat mereka pun menyalakan lilin sebagai bentuk bela sungkawa terhadap para korban.

Dalam orasinya, bobotoh menilai tindakan represif kepolisian yang berlebihan hingga berujung banyaknya Aremania yang meninggal dunia.

Bertempat di Taman Cikapayang, Dago, Kota Bandung, ratusan lilin dinyakalakan sebagai simbol berkabung atas insiden yang terjadi. Sejumlah elemen bobotoh pun melebur menjadi satu di lokasi tersebut. 

Tidak hanya orasi, doa bersama atau menyalakan lilin saja, bobotoh juga memajang nama-nama suporter yang menjadi korban dalam sepakbola Indonesia.

Perwakilan bobotoh juga menilai, tindakan represif aparat kepolisian tidaklah bisa diterima. Apalagi dalam aturan FIFA tidak dibenarkan adanya suar, bahkan gas air mata yang ditembakan atau dinyalakan dalam stadion.

"Mereka hanya sebatas ingin nonton sepakbola, tidak harus meregang nyawa. Di antara suporter pastinya ada rivalitas, tapi tetap mengedepankan unsur-unsur kemanusiaan," kata Lucky, bobotoh.  

Dia berharap, kejadian ini tidak terjadi lagi di Indonesia. Tragedi di Kanjuruhan menjadi insiden terakhir dan tidak boleh terulang.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut