Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tim Percepatan Kota Semarang Terima Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan dari PATTIRO Semarang
Advertisement . Scroll to see content

Pementasan Tari Gambyong dan Jaran Kepang di Semarang Kembali Bangkit Pasca Pandemi

Senin, 29 Agustus 2022 | 12:42 WIB
  • author Tim iNewsJatenginfo.id
Pementasan Tari Gambyong dan Jaran Kepang di Semarang Kembali Bangkit Pasca Pandemi
Setelah sekian lama tidak ada pementasan jaran kepang, akibat pandemi Covid-19, jaran kepang kembali dipentaskan di lapangan Nggarot Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Minggu (28/8/2022). Foto: Ist

Daniel Hakiki dalam diskusi itu menyampaikan kesenian tradisional sebagai jatidiri kebuudayaan bangsa, harus terus dilestarikan.

"Kekhasan kesenian tradisional jangan sampai rusak, dengan dalih  Inovasi.  Selain itu, dukungan terhadap kesenian harus dilakukan oleh semua kalangan termasuk eksekutif dan legeslatif, melalui musrenbang hendaknya alokasi anggaran untuk kesenian tradisional benar-benar diberikan yang lebih layak," ujar Daniel.

Anggota Komisi D DPRD Jateng Danie Budi Tjahyono mendukung sepenuhnya kelestarian kesenian tradisional, bagian dari upaya nguri-uri kebudayaan Jawa Tengah.

"Saya sebagai wakil rakyat, akan  banyak memberi ruang atau tempat berkesenian tradisional. Program  Media Tradisional dari  sekretariat DPRD Jateng ini sangat bermanfaat," ujar Danie.

Sementara itu, Teguh Hadi Prayitno sependapat dengan wakil rakyat tersebut, dan berpesan agar kesenian tradisional juga bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi, terutam di era digitalisasi sekarang ini.

"Pandemi Covid-19  telah memaksa banyak seniman berpindah dari platform fisik atau pementasan langsung ke digital, baik melalui media massa maupun media sosial," ujar Teguh.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut