Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tim Percepatan Kota Semarang Terima Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan dari PATTIRO Semarang
Advertisement . Scroll to see content

Rencana Pupuk Subsidi Mau Dibatasi, Pakar Ekonomi Pertanian Unnes Bersuara

Kamis, 02 Juni 2022 | 22:42 WIB
  • author Ahmad Antoni
Rencana Pupuk Subsidi Mau Dibatasi, Pakar Ekonomi Pertanian Unnes Bersuara
Rencana pemerintah membatasi pupuk subsidi dinilai bisa membebani petani. Foto: Ist

SEMARANG, iNewsJatenginfo.id – Beredar isu rencana pemerintah untuk melakukan pembatasan pupuk subsidi dalam pendistribusian pada pertengahan tahun ini. Berbagai pertimbangan menjadi alasan pembatasan pupuk.

Pertimbangan pembatasan pupuk subsidi karena naiknya harga pupuk di pasar internasional sebagai dampak kondisi perang Rusia-Ukraina. 

Isu mengenai pembatasan pupuk subsidi ini pun santer menjadi perbincangan di sejumlah kelompok petani. Meski terdapat pro dan kontra, menurut pemerintah rencana pembatasan pupuk subsidi merupakan sebuah langkah yang efektif.  

Menanggapi hal tersebut, Pakar Ekonomi Pertanian Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti mengatakan, rencana pembatasan pupuk harus dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai kondisi di lapangan, salah satunya mengenai ketergantungan petani terhadap pupuk subsidi.

"Pembatasan juga dapat membebani para petani yang sudah bergantung pada penggunaan pupuk, tentu tidak mudah diubah dalam waktu singkat," katanya, Kamis (2/6).

Jika memang ada kenaikan harga dari bahan dasar pupuk, lanjut dia, pemerintah mesti tetap berupaya untuk memenuhi penyaluran pupuk tersebut, meski dengan jumlah yang terbatas.

"Pada bahan baku pupuk dan dengan alokasi anggaran untuk subsidi pupuk dari APBN yang terbatas maka, memang implementasi (berbeda) pengaturan subsidi pupuk tersebut," katanya. 

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut