Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sarasehan UMKM: “Kaji Terap Ternak Ayam Petelur Skala UKM se-Jawa Tengah Dorong Inovasi dan Sinergi”
Advertisement . Scroll to see content

Muhammadiyah Perlu Bikin Pusat Kajian Perdamaian

Senin, 30 Mei 2022 | 18:52 WIB
  • author Tim iNewsJatenginfo.id
Muhammadiyah Perlu Bikin Pusat Kajian Perdamaian
Seminar Pra-Muktamar Muhammadiyah di Solo. Foto: Ist

Sebagai pendukung aksi tersebut, berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) perlu ada peace studies atau pusat kajian perdamaian.

“Kita [perlu] punya pusat studi perdamaian, peace making, peace keeping. Jadi lead untuk perdamaian internasional,” lanjut Rizal.

Tak hanya di bidang perdamaian, Rizal perlu mengangkat isu lain seperti climate change hingga energi terbarukan.

Selain itu, Din Syamsuddin juga sepakat dengan Rizal soal peran Muhamamdiyah dalam bina damai. Bahkan Din menyebut Rizal yang pernah jadi Direktur CSIS banyak berada di balik layar mendorong Muhammadiyah dalam aksi-aksi internasional.

“Juga buka bantu networking Muhammadiyah. Dia juga mendorong saya mendirikan CDCC (Centre for Dialogue dan Cooperation Among Cvilization) yang masih aktif sampai sekarang,” ujar Din yang memimpin CDCC.

Din menyatakan Muhammadiyah bahkan dunia Islam dewasa ini, selain menghadapi tantangan, juga mempunyai peluang dan momentum kebangkitan dunia Islam.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut