get app
inews
Aa Text
Read Next : RSU Syubbanul Wathon Gelar Media Gathering: Tips Sehat dan Aman Berpuasa bagi Penderita Diabetes

Jadi Laboratorium Bisnis, Coffee Shop Gontor 5 Magelang Cetak Santri Entrepreneur di Lereng Merapi

Jum'at, 06 Maret 2026 | 17:15 WIB
header img
Sebuah inisiatif besar tengah tumbuh di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 5 Darul Qiyam. Foto: Ist

MAGELANG, iNewsJatenginfo.id - Di bawah sejuknya udara lereng Gunung Merapi, tepatnya di Dusun Gadingsari Desa Mangunsari Kecamatan Sawangan, Magelang. Sebuah inisiatif besar tengah tumbuh di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 5 Darul Qiyam.

Selama bulan suci Ramadhan, sebuah Coffee Shop bukan sekadar hadir sebagai tempat singgah, melainkan menjelma menjadi laboratorium pendidikan yang mencetak calon-calon pengusaha Muslim masa depan.

Program ini dirancang khusus untuk mengisi momentum Ramadhan dengan aktivitas produktif yang memadukan etos kerja, kemandirian, dan nilai-nilai kepesantrenan. Para santri dilatih untuk mengelola bisnis secara profesional di tengah suasana pegunungan yang asri, menjadikan proses belajar terasa lebih kontekstual dan mendalam.

Ustadz Anggo, selaku Pembimbing Coffee Shop Gontor 5, menekankan bahwa setiap tetes kopi yang disajikan oleh para santri adalah proses pembelajaran mental.

“Di lereng Merapi yang dingin ini, kami ingin santri menyalakan api semangat kemandirian dalam jiwa mereka. Coffee shop ini adalah kawah candradimuka. Saya selalu katakan kepada mereka: 'Jangan hanya belajar cara menyeduh kopi, tapi pelajari cara membangun sistem.' Kesuksesan itu tidak datang instan seperti kopi sachet, ia butuh proses roasting ujian dan brewing pengalaman yang konsisten,” kata Ustadz Anggo dalam keterangan pers, Jumat (6/3/2026). 

Dirinya menambahkan bahwa mentalitas "tangan di atas" harus dipupuk sejak dini. “Kami mendidik mereka agar berani gagal di laboratorium ini, supaya kelak mereka tangguh di medan yang sebenarnya. Jika hari ini mereka teliti menimbang gramasi kopi, esok mereka akan teliti dalam menjaga amanah umat,” tambah Ustadz Anggo.

Inisiatif ini merupakan pengejawantahan dari falsafah pendidikan Gontor yang menekankan kemandirian ekonomi. Wakil Pengasuh Gontor 5 Magelang, Ustadz Imam Haryadi, memberikan pesan motivasi yang kuat mengenai visi besar di balik berdirinya unit usaha ini.

“Dunia saat ini membutuhkan Muslim yang tidak hanya saleh secara ritual, tapi juga kuat secara ekonomi. Kita tidak sedang sekadar membangun kedai kopi, kita sedang membangun harga diri umat. Saya ingin dari lereng Merapi ini, lahir miliarder-miliarder Muslim yang sujudnya lama, yang hartanya menjadi wasilah dakwah, dan yang tangannya terbuka lebar untuk membantu sesama,” tegas Ustadz Imam Haryadi.

Lebih lanjut, Ustadz Imam Haryadi mengingatkan para santri bahwa entrepreneurship adalah bagian dari ibadah. 

“Ingatlah, Rasulullah SAW adalah seorang pedagang besar sebelum menjadi Rasul. Coffee shop ini adalah cara kita meneladani sifat Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah dalam dunia bisnis. Jadikan aroma kopi ini sebagai aroma kemandirian. Jangan pernah takut bermimpi besar, karena kalian dididik di sini untuk menjadi pemimpin dunia, bukan sekadar penonton di negeri sendiri.”

Selama Ramadhan, Coffee Shop Gontor 5 menjadi pusat interaksi yang edukatif, di mana pelayanan prima bertemu dengan akhlak mulia. 

Masyarakat yang hadir tidak hanya menikmati kopi berkualitas di tengah panorama indah Merapi, tetapi juga menyaksikan langsung tunas-tunas muda Islam yang sedang ditempa menjadi pejuang ekonomi yang berintegritas.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut