PDBN Galang Sinergi Perantau untuk Akselerasi Pembangunan Demak
Pada kesempatan yang sama, Koordinator PDBN untuk Program Demak Bangkit, Prof. Ali Muktiyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyusun kajian komprehensif terkait strategi pembangunan daerah. Kajian tersebut mencakup peta lanskap baru Demak, visi penyelamatan lingkungan, hingga peta jalan (road map) pembangunan jangka panjang.
Rektor Universitas Terbuka (UT) tersebut menyoroti potensi besar Demak sebagai sentra ketahanan pangan nasional, didukung oleh luasnya lahan pertanian dan irigasi dari Waduk Kedung Ombo.
"Jika ketahanan pangan sudah tercapai, Demak akan memiliki posisi tawar yang lebih kuat terhadap Pemerintah Pusat dalam alokasi anggaran, setara dengan daerah-daerah penghasil tambang," jelas Prof. Ali.
Salah satu terobosan yang diusulkan adalah pembangunan institusi pendidikan berbasis STEMA (Science, Technology, Engineering, Math, and Art) serta akademi pertanian modern untuk mencetak petani milenial. PDBN juga berencana menjalin kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi ternama seperti IPB, Undip, dan UIN Banten guna memperkuat sektor investasi dan industri unggulan di Kabupaten Demak.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat PDBN, perwakilan pengurus dari Kalimantan, Kepulauan Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, serta sejumlah tokoh dan sesepuh masyarakat Demak.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta