Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ekonomi Tumbuh, Kebijakan dan Langkah Pemkot Semarang Jempolan
Advertisement . Scroll to see content

Buntut Kasus Kematian Dokter Aulia Risma, Polda Jateng Tetapkan 3 Tersangka

Selasa, 24 Desember 2024 | 21:01 WIB
  • author Eka Setiawan
Buntut Kasus Kematian Dokter Aulia Risma, Polda Jateng Tetapkan 3 Tersangka
Mendiang dokter Aulia Risma Lestari, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip). Foto: Ist

SEMARANG, iNewsJatenginfo.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus kematian dokter Aulia Risma Lestari, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip). Ketiga tersangka tersebut adalah Taufik Eko Nugroho, Kepala Program Studi (Kaprodi) Anestesiologi FK Undip, serta dua senior korban.

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah dilakukan gelar perkara pada Senin, 23 Desember 2024.

Keputusan ini diambil berdasarkan sejumlah bukti yang ditemukan, termasuk chat dari ponsel korban dan catatan terkait pengalaman buruknya selama menempuh studi PPDS.

Keluarga korban sebelumnya melaporkan dugaan pemerasan, pengancaman, dan intimidasi yang dilakukan oleh beberapa senior terhadap Aulia. Kematian Aulia diduga terkait dengan kasus tersebut.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng telah menetapkan 3 tersangka rangkaian kasus kematian dr. Aulia Risma Lestari mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro (Undip).

“Iya (Taufik Eko – Kaprodi Anestesiologi FK Undip),” kata kuasa hukum keluarga korban, Misyal Achmad, kepada MNC Portal via WhatsApp, Selasa (24/12/2024) siang.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut