Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kemendikbudristek Sosialisasikan Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota MWA di UNS
Advertisement . Scroll to see content

Wabah PMK Menjamur, Ini Tips Dosen UNS Cara Memilih Hewan Kurban

Kamis, 30 Juni 2022 | 19:54 WIB
  • author Okezone
Wabah PMK Menjamur, Ini Tips Dosen UNS Cara Memilih Hewan Kurban
Dosen UNS kasih tips memilih hewan kurban di tengah wabah PMK. Foto: Ist

SURAKARTA, iNewsJatenginfo.id - Dosen Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta membagikan tips memilih hewan kurban di tengah maraknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pasalnya, menjelang Idul Adha, tingkat penjualan hewan kurban meningkat drastis.

Meski demikian, masyarakat harus mengetahui tips dan cara memilih hewan kurban sebelum membelinya. Pasalnya, ribuan hewan ternak dilaporkan positif penyakit ini.

Menurut Sulistyo ST., MSi., Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Program Studi (Prodi) Peternakan, Fakultas Pertanian UNS Surakarta menjelaskan PMK merupakan penyakit yang diakibatkan oleh virus yang menyerang hewan berkuku belah seperti kerbau, sapi, kambing, kuda, gajah.

Hewan yang telah terjangkit PMK dapat dilihat dari segi fisik hewan. Pertama, hewan yang terkena PMK lebih banyak mengeluarkan air liur. Jika mulutnya dibuka, terdapat bercak-bercak merah semacam sariawan.

Kemudian, ciri fisik lainnya yang menonjol adalah terdapat luka pada kuku hewan. Namun, pada kasus yang lebih berat, kuku hewan dapat lepas sehingga hewan tidak mampu menopang tubuhnya untuk berdiri.

“Penyakit ini kalau untuk orang itu seperti sariawan, jadi tidak mematikan tetapi bagaimana menjaga kondisi ternak itu sendiri untuk mengonsumsi makanan. Kalau orang sariawan kan makannya drop. Kalau pada ternak dibiarkan begitu, kondisi akan semakin parah dan bisa menyebabkan kematian. Tetapi jika dirawat, diberi antibiotik dan sebagainya sehingga nafsu makan tetap terjaga, insyaallah aman,” jelas PLP yang kerap disapa Sulis ini dikutip dari laman resmi UNS, Kamis (30/6).

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut