Jangan Salah! Inilah Mitos dan Fakta soal Transplantasi Ginjal

Annastasya Rizqa
Transplantasi ginjal menjadi tindakan medis yang disarankan bagi penderita gagal ginjal stadium akhir. (Foto: AI)

“Cross-match itu menentukan apakah ada antibodi terhadap ginjal donor. Kalau tidak ada, itu yang paling penting,” katanya.

Terkait persyaratan donor ginjal, dia menyebut umumnya pendonor berada pada rentang usia 20 hingga 65 tahun. Dalam kondisi tertentu, batas usia bisa diperluas hingga 70 tahun selama kondisi kesehatan dinilai layak.

Sementara itu, calon donor di bawah usia 20 tahun tidak diperbolehkan mendonorkan ginjal. Ketentuan tersebut lebih didasarkan pada aspek legalitas dan hak pengambilan keputusan medis.

“Itu lebih ke legalitas. Dia belum punya hak penuh menentukan keputusan medisnya sendiri,” ujarnya.

Dia juga menegaskan donor hidup terbukti aman secara medis. Ginjal yang tersisa dalam tubuh pendonor akan beradaptasi dan mengambil alih fungsi ginjal yang telah didonasikan.

Proses adaptasi tersebut, pendonor tetap dapat menjalani kehidupan normal tanpa harus mengonsumsi obat khusus dalam jangka panjang. “Setelah beberapa waktu, fungsi ginjal yang tersisa hampir setara dengan dua ginjal,” kata dr Nur Rasyid.

Editor : Iman Nurhayanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network