Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jalan Gombel Lama Tutup, Berikut Rekayasa Lalu Lintas Mulai 20 April 2026
Advertisement . Scroll to see content

95,6 Prosen RT di Kota Semarang Sudah Merasakan Manfaat BOP RT Rp25 Juta

Minggu, 19 April 2026 | 16:33 WIB
  • author Pradipta
95,6 Prosen RT di Kota Semarang Sudah Merasakan Manfaat BOP RT Rp25 Juta
Warga memanfaatkan sebagian dana 25 juta Per RT Per Tahun untuk membuat Taman Toga di RT 08 / RW 19 Kelurahan Sendangmulyo, Tembalang (minggu, 19/04)

Namun, pihaknya juga mengingatkan bahwa dampak jangka pendek program ini sudah terasa di tingkat lingkungan. Peningkatan partisipasi warga dalam Posyandu berkontribusi pada deteksi dini stunting. Kerja bakti yang masif membantu mengurangi genangan air yang menjadi sarang nyamuk DBD. Pemilahan sampah di sumber mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Manfaat makro seperti penurunan angka stunting tidak bisa terjadi dalam satu tahun. Butuh intervensi berkelanjutan. Tapi kami sudah melihat gerbongnya bergerak. Posyandu lebih hidup, lingkungan lebih bersih, warga lebih gotong royong. Itu adalah fondasi yang tidak kalah penting," ujar Agustina.

Perwal Baru: Bukan Mengubah Arah, Tapi Menyempurnakan Fleksibilitas

Target penyelesaian Perwal dalam tiga minggu bukan berarti program sebelumnya gagal. Sebaliknya, ini adalah bentuk responsivitas Pemkot Semarang terhadap aspirasi warga yang menginginkan fleksibilitas lebih, misalnya dalam hal batasan nilai pembelian barang dan pemanfaatan untuk infrastruktur lingkungan skala kecil.

"Kami menyerap masukan. Ada yang ingin dana ini bisa dipakai untuk membeli pasir atau semen untuk perbaikan drainase kecil. Itu sedang kami kaji. Tapi jangan sampai tumpang tindih dengan kewenangan dinas teknis. Yang jelas, esensi program tetap sama: memperkuat RT sebagai ujung tombak," jelas Agustina.

Dengan tingkat serapan 95,6 persen, testimoni positif dari para ketua RT, serta komitmen Wali Kota untuk terus menyempurnakan regulasi, program BOP RT di Semarang menunjukkan bahwa ia bukanlah sekadar seremonial. Program ini adalah investasi sosial yang mulai menuai hasil, meskipun perjalanan masih panjang. Pemkot segera akan mengirim BOP tersebut di tahun 2026 ini, sesuai harapan masyarakat.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut