get app
inews
Aa Text
Read Next : Peringati HUT ke-479 Kota Semarang, Pemkot Fokus Pelayanan Berdampak Bagi Masyarakat

95,6 Prosen RT di Kota Semarang Sudah Merasakan Manfaat BOP RT Rp25 Juta

Minggu, 19 April 2026 | 16:33 WIB
header img
Warga memanfaatkan sebagian dana 25 juta Per RT Per Tahun untuk membuat Taman Toga di RT 08 / RW 19 Kelurahan Sendangmulyo, Tembalang (minggu, 19/04)

SEMARANG, iNewsJatenginfo.id - Di tengah pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Semarang mengenai alokasi Bantuan Operasional (BOP) RT sebesar Rp265,7 miliar, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengambil langkah strategis. Pemerintah Kota atau Pemkot menargetkan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang BOP RT senilai Rp25 juta  rampung dalam tiga minggu ke depan.

Namun, di balik penyelesaian regulasi, Pemkot  ingin kembali  menyampaikan  fakta penting, manfaat program ini sudah nyata dirasakan warga sejak tahun pertama pelaksanaannya. Bukan sekadar angka serapan tinggi, melainkan dampak sosial dan lingkungan yang mulai terlihat di tingkat RT.

"Kami ingin memastikan bahwa dana BOP RT tidak hanya untuk administrasi, tapi juga bisa dirasakan langsung warga untuk pembenahan lingkungan. Dan faktanya, dari laporan yang kami terima, manfaat itu sudah ada. Kami hanya perlu menyempurnakan aturan agar lebih fleksibel ke depan," ujar Agustina di Balai Kota Semarang, Jumat (17/4).

Manfaat Konkret di Lapangan: Posyandu, Kerja Bakti, dan Kebersihan Lingkungan, serta pergerakan ekonomi di tingkat paling bawah sangat dirasakan.

Pemkot Semarang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mencatat sejumlah manfaat nyata yang telah dirasakan masyarakat dari program BOP RT sepanjang tahun 2025. Pertama, peningkatan frekuensi dan kualitas posyandu. Dengan adanya dana operasional, para kader posyandu dapat menggelar kegiatan secara lebih rutin, membeli alat penimbangan, serta menyediakan makanan tambahan untuk balita.

Ke dua, revitalisasi gotong royong. Dana BOP memungkinkan setiap RT mengadakan kerja bakti berkala dengan perlengkapan yang memadai, mulai dari sapu, gerobak sampah, hingga cat untuk perbaikan fasilitas umum. Ke tiga, dukungan terhadap program prioritas "Semarang Bersih". Dana ini digunakan untuk kegiatan pemilahan sampah di sumbernya, perawatan saluran irigasi skala kecil, serta pengurangan titik-titik rawan banjir di lingkungan.

Ketua RT 02 RW 03 Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Sutriyoso mengaku merasakan langsung manfaat tersebut. "Dengan adanya BOP, kami bisa membeli perlengkapan kerja bakti dan mengadakan lomba kebersihan antar-RW. Warga jadi lebih antusias. Ini bukan dana yang mengambang," katanya. Ketua RT lainnya di RT 03 RW 05 Kecamatan Ngaliyan, Wahab Sya'roni menambahkan, "Posyandu di wilayah kami sekarang lebih teratur. Bayi dan balita rutin ditimbang. Ibu-ibu senang," tegasnya.

Editor : Iman Nurhayanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut