Tokoh Agama Desak Wali Kota Semarang, Agustina Segera Realisasikan Program Perjalanan Keagamaan
SEMARANG, iNewsJatenginfo.id – Sejumlah organisasi keagamaan di Kota Semarang mendorong Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang untuk segera melaksanakan program perjalanan keagamaan yang diperuntukkan bagi marbot masjid, guru ngaji, serta tokoh agama.
Dorongan ini muncul setelah banyaknya usulan yang telah masuk ke Pemerintah Kota Semarang dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi keagamaan. Program tersebut dinilai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pelayan umat yang selama ini berperan penting dalam membina kehidupan spiritual masyarakat.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, diharapkan dapat segera menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan merumuskan kebijakan konkret serta menyiapkan skema pelaksanaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Salah satu perwakilan organisasi keagamaan dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kota Semarang, Ismail menyampaikan bahwa perjalanan keagamaan tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga momentum peningkatan wawasan keislaman, penguatan jejaring antar tokoh agama, serta penyegaran rohani bagi para penerima manfaat.
“Kami melihat ini sebagai bentuk penghargaan yang layak bagi marbot, guru ngaji, dan tokoh agama yang selama ini bekerja tanpa pamrih di tengah masyarakat. Usulan ini sudah lama disampaikan dan kami berharap segera direalisasikan,” ujarnya pada Kamis (2/4).
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu memperkuat harmoni sosial dan nilai-nilai keagamaan di Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang dinilai memiliki peran strategis dalam memfasilitasi kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembangunan berbasis nilai spiritual dan sosial.
Hingga saat ini, berbagai masukan dan proposal terkait program perjalanan keagamaan terus mengalir ke Pemkot Semarang, menandakan tingginya harapan masyarakat terhadap realisasi program tersebut.
Berikut daftar organisasi keagamaan yang telah mengirimkan surat ke Pemerintah Kota Semarang agar perjalanan keagamaan segera dilaksanakan
1. Surat dari Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal Kota Semarang yang ditandatangani oleh Ketua, Aminuddin,M.Si dan Sekretaris, Faizah S.Pd AUD;
2. Surat dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kota Semarang yang ditandatangani oleh Ketua, Dr. KH. Moh. Erfan Soebahar, M.Ag dan Sekretaris Umum, Dr. H. Ismail SM, M.Ag.
3. Surat dari PC NU Kota Semarang yang ditandatangani oleh Rais, KH. Hanief Ismail, Lc, Ketua, Dr. H. Anasom, M.Hum, Katib, Dr. H. Muh In'amuzzahidin dan Sekretaris, H.A. Jumarno, S.Ag., M.Pd.I
4. Surat dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang yang ditandatangani oleh Ketua, Dr. H. Fahrur Rozi, M.Ag dan Sekretaris, H. Suparno, S.Ag., M.Si.
5. Surat dari Forum Komunikasi Pondok Pesantren atau FKPP Kota Semarang yang ditandatangani oleh Ketua, H Samsuddin, S. Hum., M.Pd.I dan Sekretaris, HM Ali Maksum, SE., ME
6. Surat dari Persekutuan Gereja-gereja Kristen Kota Semarang (PGKS) yang ditandatangani oleh Ketua Umum Pdt. Rahmat P. Rajagukguk, S. Th dan Sekretaris Umum, Ev Esau Kristiawan, S. Th., M.Th serta
7. Surat dari Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB Kota Semarang yang ditandatangani oleh Ketua, Drs. KH N. Mustam Aji, MM dan Sekretaris, Syarif Hidayatullah, S.Ag., M.Si.
8. Surat dari DPD Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Kota Semarang yang ditandatangani oleh Ketua, Pdt. Suroso, Sm Th, S.H. dan Sekretaris Pdt Andreas Kusnin, S. Th.
Guna menindaklanjuti surat usulan tersebut, Pemkot Semarang melalui Bagian Kesra telah mengalokasikan anggaran perjalanan keagamaan di tahun 2026 sebesar 7,7 Milyar rupiah, kuota per agama, dan tahun lalu yang diberangkatkan sebanyak 151 peserta. Sementara untuk tahun 2026 ini meningkat signifikan sebanyak 215 orang.
Editor : Iman Nurhayanto