Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tokoh Agama Desak Wali Kota Semarang, Agustina Segera Realisasikan Program Perjalanan Keagamaan
Advertisement . Scroll to see content

Tanggapi Sound Horeg, MUI: Pemerintah Jangan Jadikan Ekonomi Sebagai Alasan

Senin, 28 Juli 2025 | 23:27 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Tanggapi Sound Horeg, MUI: Pemerintah Jangan Jadikan Ekonomi Sebagai Alasan
Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh (foto: iNews.id)

JAKARTA, iNewsJatenginfo.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan pemerintah agar tidak membiarkan maraknya aktivitas sound horeg hanya demi alasan ekonomi. Hal ini disampaikan menyusul fatwa haram terhadap sound horeg yang dikeluarkan MUI Jawa Timur setelah menelaah dampak negatifnya terhadap kesehatan dan lingkungan.

Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menegaskan, suara dari sound horeg terbukti membahayakan pendengaran manusia.

“Dari hasil penelaahan itu terbukti bahwa kemampuan orang untuk mendengar itu melebihi dari apa yang terdengar melalui sound horeg itu. Artinya, kekuatan suara yang dikeluarkan oleh sound horeg itu berdampak nyata terkait dengan kesehatan seseorang,” ujarnya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, dikutip Senin (28/7/2025).

Lebih dari itu, kegiatan ini juga berpotensi merusak lingkungan sekitar. Asrorun menyebut banyak rumah rusak dan kaca pecah akibat getaran keras dari sound horeg.

“Kita bisa lihat ada rumah yang rusak, kaca yang pecah karena getaran suara yang begitu dahsyat. Ditambah lagi, umumnya kegiatan tersebut disertai dengan hal-hal yang bersifat destruktif,” katanya.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut