get app
inews
Aa Read Next : Infeksi Flu Burung dari Sapi ke Manusia Terdeteksi, Hati - Hati saat Memilih Hewan Qurban

Kesulitan saat Melepas dan Memakai Alas Kaki Menjadi Salah satu Gejala Diabetes

Minggu, 09 Juni 2024 | 15:25 WIB
header img
Kesulitan melepas dan memakai alas kaki menjadi gejala diabetes yang harus diwaspadai. Ini karena diabetes menimbulkan komplikasi, termasuk neuropati diabetik. Foto/Healthline

JAKARTA,  iNewsJatenginfo.id - Kesulitan melepas dan memakai alas kaki bisa menjadi gejala diabetes yang harus diwaspadai. Ini karena diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi, termasuk kondisi yang disebut dengan neuropati diabetik.

Neuropati diabetik adalah kerusakan saraf yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang pada penderita diabetes . Kondisi ini dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh, termasuk kaki.

"Seringkali pasien diabetes kesulitan untuk memakai maupun melepas alas kakinya. Hal ini sering diabaikan padahal sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien diabetes," kata dr. Luh Putu Swastiyani Purnami, SpPD selaku dokter penyakit dalam dikutip dari akun Instagram pribadinya, @swastiyani_sppd, Sabtu (8/6/2024).

"Kondisi ini paling sering disebabkan oleh neuropati diabetes. Neuropati diabetes adalah kondisi kerusakan saraf yang disebabkan oleh diabetes dan terjadi hampir 50 persen dari keseluruhan penderita diabetes," sambungnya.

Kesulitan memakai atau melepas alas kaki bisa menjadi salah satu tanda neuropati diabetes karena mati rasa pada kaki. Kaki yang mati rasa membuat Anda kesulitan merasakan sensasi pada kaki.

Sehingga sulit untuk mengetahui posisi kaki dan bagaimana menyesuaikan alas kaki dengan tepat. Kelemahan otot kaki yang terjadi juga dapat membuat Anda sulit mengangkat atau menggerakkan kaki untuk memakai atau melepas alas kaki.

Pada kaki, neuropati diabetes dapat menyebabkan mati rasa seperti rasa kesemutan, baal, atau kebas pada kaki. Nyeri tajam, menusuk, atau membakar pada kaki. Kelemahan otot karena kesulitan menggerakkan atau mengangkat kaki.

Selain itu, kondisi ini juga menyebabkan penderita diabetes mengalami perubahan bentuk kaki. Di mana kaki akan menjadi bengkak, kemerahan, atau luka yang sulit sembuh.

"Yang paling sering dikeluhkan pasien adalah rasa kesemutan, mati rasa, rasa terbakar atau panas. Bahkan kehilangan sensasi pada kaki," jelasnya.

"Saraf yang terkena tidak hanya saraf sensorik saja lho. Saraf yang terkena juga meliputi saraf motorik, maupun otonom," lanjutnya.

Selain kesulitan memakai alas kaki, beberapa gejala lain diabetes yang perlu diwaspadai adalah:

  1. Sering buang air kecil
  2. Sering merasa haus
  3. Mudah lelah
  4. Penurunan berat badan tanpa sebab
  5. Luka yang sulit sembuh
  6. Penglihatan kabur

 

Editor : Iman Nurhayanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut