get app
inews
Aa Read Next : Truk Pengangkut Kayu Kecelakaan Tunggal di Perbatasan Kabupaten dan Kota Semarang

Komisi X DPR RI Nilai Kasus Penganiayaan di MTs Semarang Bentuk Kegagalan Pendidikan Kita

Kamis, 23 Mei 2024 | 22:49 WIB
header img
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Agustina Wilujeng Pramestuti. Foto: Ist

“Di mana pun kejadiannya itu tidak benar. Jangan hanya menyalahkan ‘Kenapa kok korbannya mengejek?’ atau ‘Kenapa kamu menyeterikanya?’ Itu tidak boleh,” beber Agustina.

Menurutnya, kejadian itu tidak secara tiba-tiba atau begitu saja terjadi. Sebagai solusi, kata Agustina, penting untuk menyelesaikan masalah itu secara keseluruhan.

“Itu harus secara holistik ditemukan. Kalau satu peristiwa ini tidak terselesaikan dengan baik, akan muncul peristiwa yang lain,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Ahmad Faridi, menyebut pelaku berinisial F (15) adalah kakak kelas korban alias D (14). Pelaku tega menyeterika tubuh korban lantaran tak terima korban mengejek nama orang tuanya.

“Iya [ejekan nama orang tua] begitulah. Mungkin niatnya [bercanda], tapi ada yang tidak terima,” ujar Faridi.

Menurut informasi yang Faridi peroleh, korban memanggil pelaku dengan nama ibunya. Akan tetapi, pelaku merasa tak terima.

“Sudah saling memaafkan, ternyata si pelaku tidak puas dengan permintaan maaf apa gimana,” tandasnya. 

Editor : Iman Nurhayanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut