Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada Penyakit Ginjal Stadium Awal, Ketahui 10 Cirinya
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Salah! Inilah Mitos dan Fakta soal Transplantasi Ginjal

Sabtu, 14 Februari 2026 | 23:56 WIB
  • author Annastasya Rizqa
Jangan Salah! Inilah Mitos dan Fakta soal Transplantasi Ginjal
Transplantasi ginjal menjadi tindakan medis yang disarankan bagi penderita gagal ginjal stadium akhir. (Foto: AI)

JAKARTA, iNewsJatenginfo.id – Transplantasi ginjal menjadi tindakan medis yang disarankan bagi penderita gagal ginjal stadium akhir. Namun di Indonesia, prosedur ini masih kerap terkendala minimnya donor ginjal sehingga banyak pasien memilih menjalani dialisis atau cuci darah seumur hidup.

Minimnya donor ginjal di Indonesia juga dipengaruhi berbagai mitos yang berkembang di masyarakat. Salah satu anggapan yang paling sering muncul adalah donor ginjal harus memiliki golongan darah yang sama atau berasal dari keluarga inti.

Padahal, faktanya dunia medis tidak menerapkan prinsip kesamaan mutlak, melainkan kecocokan atau kompatibilitas. Ini disampaikan Dokter Spesialis Urologi Profesor Dr dr Nur Rasyid dalam acara Clinical Milestone Paparan Perjalanan 500 Kidney Transplant di Siloam ASRI, Sabtu (14/2/2026).

“Golongan darah itu tidak harus sama, yang penting compatible. Prinsipnya seperti transfusi darah,” ujar dr Nur Rasyid.

Dia menuturkan, dalam sistem golongan darah, tipe O dikenal sebagai donor universal karena dapat mendonorkan ke berbagai golongan lain. Sementara golongan AB dapat menerima dari banyak tipe golongan darah.

Setelah pemeriksaan golongan darah, tahapan penting berikutnya adalah uji cross-match. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan tidak ada antibodi dalam tubuh penerima yang berpotensi menyerang ginjal dari pendonor.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut