Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pertemuan Kabinet Indonesia Maju Terakhir, Jokowi Ajak Menteri untuk Makan Siang di Istana Negara
Advertisement . Scroll to see content

Terbitnya Perppu Ciptaker Berdampak Perusahaan PHK Karyawan, Ini Ketentuannya

Selasa, 03 Januari 2023 | 09:30 WIB
  • author M Wali
Terbitnya Perppu Ciptaker Berdampak Perusahaan PHK Karyawan, Ini Ketentuannya
Buruh menolak UU Ciptaker. Foto: IST

JAKARTA, iNewsJatenginfo.id - Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintahan Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 atau pengganti UU Cipta Kerja.

Aturan tersebut dikeluarkan usai UU Cipta Kerja dinyatakan inkonstitusional bersyarat oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Amar putusan MK tersebut membuat pemerintah tak bisa mengeluarkan aturan turunan dari UU CK dalam kurun waktu 2 tahun seperti tengat waktu yang diberikan MK untuk memperbaiki cacat formil pemerintah UUCK.

Dalam Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tersebut diatur mengenai sistem mekanisme Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap buruh. 

Di antara Pasal 154 dan 155 disisipkan satu pasal, yakni pasal 154 A, yang memperbolehkan perusahaan melakukan PHK dengan beberapa ketentuan.

Mengutip pasal 154 A Perppu Nomor 2 Tahun 2022, PHK dapat terjadi karena alasan perusahaan melakukan penggabungan, peleburan, pengambilalihan, atau pemisahan perusahaan dan pekerja atau buruh tidak bersedia melanjutkan hubungan kerja atau pengusaha tidak bersedia menerima pekerja atau buruh.

Selanjutnya, PHK dapat dilakukan dengan alasan perusahaan hendak melakukan efisiensi yang diikuti dengan penutupan perusahaan yang disebabkan karena kerugian.

"Perusahaan tutup yang disebabkan karena perusahaan mengalami kerugian secara terus menerus selama 2 (dua) tahun," tulis pasal 154 A ayat (1) poin c, dikutip Senin (2/1/2023).

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut