Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tingkatkan Solidaritas dan Toleransi, Agustina Wali kota Semarang Serahkan Hewan Kurban Pada Perayaa
Advertisement . Scroll to see content

Idul Adha, Refleksi Air Ala Siti Hajar

Sabtu, 09 Juli 2022 | 11:14 WIB
  • author Adin Rizka Khakim
Idul Adha, Refleksi Air Ala Siti Hajar
Konsultan Millenial Bupati Magelang Bidang Lingkungan Hidup, Adin Rizka Khakim, SPd

Untuk urusan air, menurut The United States Geological Survey Water Science School, dari 71 % bumi kita yang tertutup air, lautan berkisar 97 % dari seluruh air bumi, yang berarti hanya 3 % air yang tidak mengandung garam. 

Dari semua air tawar di dunia, 69 % berupa es dan gletser. Hanya 0,26 persen air dunia ada di danau air tawar, dan hanya 0,001 persen dari seluruh air kita yang ada di atmosfer. 

Mengapa terjadi krisis air? Allah menerangkan dalam Al Qur’an, telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). QS Ar – Ruum 41.

 Agama dan spiritualitas ditanyatakan sebagai dua elemen penting dalam Eco-healing, Menurut Lester R. Brown, agama mempunyai peran penting untuk menanggulangi isu kerusakan. Oleh karena itu harus ada sinergi yang kuat antara agama, pelaku industri, dan akademisi dalam membuat peraturan tentang etika lingkungan.

Berbagai bentuk kerusakan mata air akibat ekploitasi sumber daya air yang dilakukan oleh manusia telah menimbulkan berbagai bencana, seperti kekeringan, air tercemar, longsor, maupun turunnya permukaan tanah di kota tertentu.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut