Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Update UMP 2026: Daftar Upah Minimum 36 Provinsi, Jakarta Masih Teratas
Advertisement . Scroll to see content

Haedar Nshir Angkat Bicara Setelah Mantan PM Malaysia Ingin Klaim Kepulauan Riau

Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:28 WIB
  • author Antara
Haedar Nshir Angkat Bicara Setelah Mantan PM Malaysia Ingin Klaim Kepulauan Riau
Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir minta Malaysia tinggalkan konflik masa lalu. Foto : PP Muhammadiyah

JAKARTAiNewsJatenginfo.id - Muhammadiyah membuka suara setelah pernyataan Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad yang mendesak Malaysia untuk mengklaim Singapura dan Kepulauan Riau

Muhammadiyah mengimbau tokoh Indonesia dan Malaysia meninggalkan potensi konflik masa lampau.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir meminta setiap tokoh politik melihat ke depan.

"Semua tokoh di Malaysia dan Indonesia mestinya berusaha untuk meninggalkan potensi-potensi konflik di masa lampau untuk kita melangkah ke hal baru, ke masa baru, dan ke masa depan yang mewariskan kebersamaan ASEAN," ujar Haedar di Yogyakarta, Selasa (21/6).

Sebagai bangsa serumpun, menurut dia, seyogianya para tokoh kedua negara mampu menghadirkan pemikiran dan pernyataan yang saling menyatukan, bukan justru memicu perselisihan.

"Sebaiknya bangsa serumpun kita Indonesia, Malaysia bahkan dengan negara ASEAN, lebih memproduksi pemikiran-pemikiran, pernyataan-pernyataan, dan juga bahkan langkah-langkah yang semakin mengeratkan bangsa serumpun," kata dia.

Haedar berharap retaknya hubungan Malaysia dan Indonesia cukup menjadi pengalaman di masa lalu.

"Cukuplah bagi generasi Indonesia maupun Malaysia pengalaman di masa lalu yang meninggalkan bekas yang tidak sederhana dalam relasi Indonesia-Malaysia," ujar Haedar Nashir.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut