Sementara menurut Presiden Jokowi, untuk pembangunan kampus II Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini menghabiskan anggaran sekitar Rp200 miliar. Di mana dari 11 fakultas yang ada, mahasiswa di UMP terus bertambah dan memang membutuhkan gedung baru dengan 14 lantai.
"14 lantai, ini jadi tertinggi di Purwokerto. Tadi juga pak rektor bisik-bisik habisnya kurang lebih Rp200 miliar, kalau bener Rp200 miliar nanti biar dikerjakan Menteri PU, tadi desainnya juga sangat bagus," jelas Jokowi.
Selain itu, Presiden Jokowi mengingatkan jika salah satu kunci dalam pembangunan sebuah negara adalah sumber daya manusia. Terlebih di tahun 2030, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yang dalam peradaban sebuah negara itu hanya sekali diperoleh, untuk bisa melompatkan negara menjadi negara maju atau tidak.
"Jangan sampai kita sudah masuk ke tahun 2030-an, tapi kita belum siap, kita tidak menyiapkan diri atau apa yang harus kita kerjakan, kebutuhan skill apa, kebutuhan talent yang mana yang harus kita dahulukan, sehingga kedodoran. Sehingga kesempatan itu hilang begitu saja," jelasnya.
Oleh sebab itu, Jokowi berkali kali menyampaikan pentingnya kepemimpinan nasional di tahun 2024, 2029 dan di tahun 2034. Karena disitulah kunci menentukan negara ini bisa melompat menjadi negara maju atau tidak.
Editor : Iman Nurhayanto
Artikel Terkait