Dikatakan, dalam kegiatan ini, seluruh peserta tidak dikenakan biaya apapun, Sekartama memberikan bantuan kaki dan tangan palsu sepenuhnya gratis dan tanpa biaya sepersen pun.
Sementara itu, Matadi (42) asal Kendal mengaku sangat bersyukur dengan bantuan kaki palsu bagi dirinya. Dia sudah 9 tahun hidup dengan satu kaki setelah mengalami kecelakaan kerja saat bekerja sebagai tukang bangunan.
"Saya dulu jatuh saat kerja. Jatuh dari rumah lantai 2 dan akhirnya harus diamputasi," ungkapnya.
Editor : Iman Nurhayanto
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
