Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BPBD Cilacap Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 44.079 Warga Terdampak Kekeringan
Advertisement . Scroll to see content

Belum Surut, Kondisi Pengungsi Banjir Rob di Pekalongan Memprihatinkan

Senin, 30 Mei 2022 | 09:29 WIB
  • author Suryono Sukarno
Belum Surut, Kondisi Pengungsi Banjir Rob di Pekalongan Memprihatinkan
Warga terdampak masih bertahan di pengungsian karena banjir rob masih belum surut. Foto: Suryono Sukarno

PEKALONGAN, iNewsJatenginfo.id - Banjir rob masih merendam di Kota Pekalongan. Ribuan rumah masih terendam air dengan kedalaman sekitar 50 cm sampai 70 cm di beberapa titik mencapai satu meter.

Sudah lebih dari sepekan banjir rob belum surut dan masih merendam ratusan rumah, bahkan semakin tinggi jika sore dan menjelang malam  hari.

Rumah terkepung dan terendam banjir dari luapan sungai dan air laut ini membuat warga semakin kesulitan beraktivitas. Pasalnya, dapur, toilet dan kamar tidur pun tak luput dari banjir rob. 

“Guna beraktivitas melintas banjir, kami menggunakan perahu karet milik BPBD juga perahu kayu dan alat seadanya dibuat rakit,” kata Anisah, warga terdampak banjir rob.

Sekitar 200 warga masih bertahan di pengungsian, menempati masjid aula kelurahan dan rumah yang tetangga atau saudara yang tidak kebanjiran.


Kondisi pengungsi yang berada di masjid kedinginan. 

“Banyak yang sakit dan butuh obat seperti obat gatal, demam, kembung, obat luka. Selain itu anak -anak butuh susu, makanan tambahan, popok,  minyak angin,” ujar Nuryatimah.

Banjir masih menggenang sekitar 50 cm sampai satu meter di sejumlah lokasi dan terparah berada Kelurahan Tirto dan Pasir Kramat Kraton, Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan.

Selain itu banjir juga masih menggenang di Kelurahan Panjang Wetan, Panjang Baru, Kandang Panjang, Bandengan, Padukuhan Kraton dan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara.
 

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut