Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sebanyak 17.600 Motor Listrik Disegel Kejagung, Diduga Terkait Korupsi MBG
Advertisement . Scroll to see content

Efisiensi Anggaran Jadi Fokus, Pimpinan Baru BGN Konsolidasi usai Kasus Dadan Hindayana Cs

Jum'at, 05 Juni 2026 | 06:51 WIB
  • author Puteranegara Batubara
Efisiensi Anggaran Jadi Fokus, Pimpinan Baru BGN Konsolidasi usai Kasus Dadan Hindayana Cs
Tiga pimpinan baru BGN, Nanik S Deyang, Agustina Arumsari dan Trenggono (foto: Ravie Wardani) ist.

"Artinya, bila dapur itu tidak sesuai, tentu kami akan lakukan suspend,” ujar Nanik.

Nanik memaparkan, program MBG juga tetap dipastikan berjalan untuk kawasan terpelosok nusantara. Namun, skema pelaksanaannya akan diubah guna melindungi keuangan negara.

Dalam mengawal efisiensi ini, Nanik menyebut BGN didampingi oleh figur-figur pengawas profesional. Salah satunya adalah Agustina Arum Sari, tokoh dengan pengalaman 34 tahun di bidang audit.

"Dengan tugas dari Pak Presiden, sesuai dengan keahlian beliau, beliau akan mengawasi dengan super ketat tata kelola dan keuangan negara yang di BGN," kata Nanik.

Nanik mengatakan pihaknya akan berkomitmen untuk menjunjung tinggi transparansi kepada publik terkait realisasi program-program gizi pemerintahan.

"Kita akan adakan jumpa pers sesering mungkin, mungkin minggu depan juga kita akan jumpa pers lagi tentang, tema-tema yang lain, tapi sore hari ini kita bicara pada efisiensi anggaran," katanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, serta dua mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2025-2026.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut