Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dokter Muda Rentan Jadi Korban Perundungan, Menkes: Masih Banyak yang Takut Bersuara
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Ini Hanya Digaji Rp1,1 Juta per Bulan Lebih Rendah dari UMR

Jum'at, 16 Desember 2022 | 13:05 WIB
  • author Dekur
Dokter Ini Hanya Digaji Rp1,1 Juta per Bulan Lebih Rendah dari UMR
Viral dokter ini hanya digaji Rp1.1 juta perbulan lebih rendah dari UMR, cek faktanya. Foto: Istimewa.

JAKARTA, iNewsJatenginfo.id - Viral dokter ini hanya digaji Rp1.1 juta perbulan lebih rendah dari UMR, cek faktanya. Kementrian Kesehatan telah menetapkan Bantuan Biaya Hidup (BBH) kotor 'gaji' untuk dokter dan dokter gigi intership untuk wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat kategori ibu kota provinsi (termasuk Batam, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) sebesar Rp1.180.400.

Keluarnya kebijakan tersebut langsung disorot netizen, termasuk para dokter yang aktif di media sosial. Salah satunya disampaikan akun @adaibrahim yang menilai gaji Rp1,1 juta untuk dokter dan dokter gigi di beberapa wilayah terlalu kecil.

"Halo @KemenkesRI mohon dipertimbangkan, ya, terkait gaji atau bantuan hidup dokter internship yang turun untuk penempatan di beberapa daerah hingga tinggal Rp1,1 juta!

Luar biasa jauh di bawah UMR untuk daerah manapun di Indonesia. Segitu murahnya kah harga kerja dokter?" ungkap dr Asa Ibrahim di Twitter, dikutip MNC Portal, Kamis (15/12/2022).

Cuitan dr Asa Ibrahim mendapat sorotan netizen, lebih dari 7 ribu netizen memberi perhatian pada kabar ini, dengan nyaris 6 ribu netizen membagikan ulang informasi ini.

Besaran BBH kotor tersebut tidak sama dengan kategori penempatan dokter dan dokter gigi di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan yaitu Rp6.499.840 dan kategori daerah biasa Rp2.000.000.

Nominal yang berbeda juga terlihat di BBH wilayah Regional Timur termasuk Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut