Bangun Kompetensi, Seksi Bimnadik Giatja LPT Kendal Studi Tiru ke Laa Roiba Farm

Agus Riyadi
.
Jum'at, 30 September 2022 | 13:02 WIB
Studi tiru LPT Kendal ke peternakan Laa Roiba Farm di Mijen Semarang.(ist)

SEMARANG, iNewsJatenginfo.id - Guna meningkatkan pengetahuan dalam sektor peternakan khususnya budidaya domba, jajaran Seksi Pembinaan Narapidana Anakdidik dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) Lapas Terbuka Kendal melaksanakan studi tiru di Peternakan Domba Laa Roiba Farm yang beralamatkan di Mijen, Semarang Kamis (29/9).Didalam kandang yang berisi sekira 300ekor domba ini, terdapat bermacam jenis domba. Seperti domba lokal, domba garut bahkan domba impor yaitu jenis merino. 

Imam yang merupakan pekerja kandang menuturkan, bahwa suksesnya budidaya domba dimulai dari pemilihan indukan baik jantan maupun betina super, kemudian proses perawatan mulai kelahiran, pemberian vitamin, hingga pemotongan bulu. 

"Kita harus cermat dan sabar dalam merawat domba ini, mulai dari pemilihan indukan kemudian perawatan cempe yang sangat riskan terkena penyakit, pemberian vitamin, mineral, serta obat cacing, hingga bahkan pemotongan bulu secara rutin. Pemotongan bulu sering kita anggap sepele, padahal pemotongan bulu merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi pola pertumbuhan domba," ujar Imam.

Sistem sanitasi kandang pun merupakan salah satu faktor yang tidak bisa di abaikan. Kandang idealnya berkontruksi kayu sistem panggung dengan tinggi minimal 1,5 M, sehingga kotoran bisa langsung jatuh ke kolong. Jikapun ketinggian panggung kurang dari 1,5 M, amoniak dari kotoran domba akan mudah untuk naik dan mengakibatkan penyakit bagi domba tersebut.

Imam menuturkan, untuk pemasaran domba di _Laa Roiba Farm_ ini biasanya menyasar target pasar seperti penjual sate, ibadah qurban, serta aqiqah. 

"Untuk penjualan, kami biasanya jual dengan sistem kiloan. Rp60 ribu perkilo untuk domba betina serta Rp75 ribu perkilo untuk domba jantan," tambah Imam. 

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini