Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jalan Gombel Lama Tutup, Berikut Rekayasa Lalu Lintas Mulai 20 April 2026
Advertisement . Scroll to see content

Pemkot Semarang Tak Alokasikan Anggaran Ponpes di RAPBD 2023, Fraksi PKB Beri Kritik

Rabu, 28 September 2022 | 19:15 WIB
  • author Arif Purniawan
Pemkot Semarang Tak Alokasikan Anggaran Ponpes di RAPBD 2023, Fraksi PKB Beri Kritik
Ilustrrasi Ponpes Salafi Luhur di Dondong, Wonosari Ngaliyan Semarang. Foto : ist

Sekretatris Fraksi PKB DPRD Kota Semarang Gumilang Febriyansyah Wisudananto menambahkan, dalam pos belanja Dinas Kebudayan dan Pariwisata juga tidak ada alokasi untuk pesantren. Padahal, pondok pesantren adalah pelestari budaya sejati.

“Ada pencak silat, kesenian musik tradisional, penulisan aksara pegon, Bahasa Jawa, budaya ungggah-unggah, dan banyak lainnya. Itu semua diajarkan, dijaga lestari oleh setiap pondok pesantren. khususnya pesantren Salaf yang diasuh para kyai,” ujar Febri.

Febri berharap Pemerintah Kota Semarang seharusnya mengalokasikan anggaran untuk pondok pesantren dengan item yang jelas dan rinci.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut