Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Jateng Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem pada 19-21 Oktober Mendatang
Advertisement . Scroll to see content

BMKG: Gempa Bumi dan Tsunami Mengintai Beberapa Desa di Mukomuko, Simak Penjelasannya!

Minggu, 28 Agustus 2022 | 19:14 WIB
  • author Sugiyanto
BMKG: Gempa Bumi dan Tsunami Mengintai Beberapa Desa di Mukomuko, Simak Penjelasannya!
Ramdani Kepala BPBD Kabupaten Mukomuko menghimbau agar masyarakat tetap selalu waspada untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan jika terjadi gempa dan tsunami. (Foto: Istimewa)

MUKOMUKO, iNewsJatenginfo.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan himbauan terkait prediksi bencana gempa berkekuatan 8,9 magnitudo dan tsunami setinggi 15 meter yang berpusat di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko mencatat, ada sebanyak 24 desa yang masuk zona merah tsunami karena lokasinya dekat dengan pantai.

Ramdani Kepala BPBD Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mengatakan, 24 desa tersebut berada di tujuh kecamatan.

"24 desa masuk zona merah bencana gempa dan tsunami. Ini berada di sepanjang pesisir Pantai Barat Sumatera, yakni Kabupaten Mukomuko," kata Ramdani, Jumat (26/8/2022).

Ramdani menjelaskan, di daerah rawan bencana itu sudah ada titik-titik jalur evakuasi, dan titik kumpul, yang tersebar di sejumlah Kecamatan. Antara lain, di Kecamatan Air Rami, Ipuh, Pondok Suguh, Air Dikit, Kota Mukomuko, Kecamatan XIV Koto, dan Kecamatan Lubuk Pinang.

"Selain telah menyiapkan titik kumpul dan jalur evakuasi, juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya masyarakat atau nelayan di wilayah pesisir pantai, bagaimana SOP bila terjadi bencana gempa yang berpotensi tsunami," kata Ramdani.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut