Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 12 Laga Beruntun Tanpa Kemenangan, PSIS Semarang Jadi Tim Pertama yang Terdegradasi
Advertisement . Scroll to see content

Persoalan Keterlambatan Gaji di Hadapan Suporter PSIS, Septian David: Tiap Pemain Beda-Beda

Minggu, 11 Mei 2025 | 19:33 WIB
  • author Ahmad Antoni
Persoalan Keterlambatan Gaji di Hadapan Suporter PSIS, Septian David: Tiap Pemain Beda-Beda
Caretaker M Ridwan dan perwakilan pemain PSIS saat menemui ratusan suporter Panser Biru yang sedang menggelar aksi damai di kompleks Stadion Jatidiri, Jumat (9/5). Ist

SEMARANG. iNewsJatenginfo.id – Kapten tim PSIS Semarang, Septian David Maulana mengungkap persoalan keterlambatan gaji pemain di hadapan ratusan suporter yang tergabung dalam kelompok Panser Biru.

Septian mengungkapkan masalah itu saat menemui suporter Panser Biru tengah menggelar aksi damai di luar Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (9/5/2025) petang.

Septian David tak sendirian dia ditemani Joao Ferarri, Riyan Ardiansyah serta caretaker PSIS Muhammad Ridwan.

"Masalah gaji yang pasti memang ada keterlambatan. tetapi setiap pemain beda-beda, saya tidak tahu. Cuma kalau dari saya gaji yang Januari itu belum lunas," ungkap Septian David.

Di sisi lain, Septian juga menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter atas performa tim yang tidak sesuai harapan mereka. 

“Saya mewakili pemain mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya untuk musim ini kami tak bisa memberikan yang terbaik,” ucapnya.

Sementara, caretaker PSIS, M Ridwan menyampaikan terima kasih kepada suporter karena terus memberikan dukungan kepada tim. Termasuk saat mereka datang ke Bali pada pekan 31 lalu.

Ridwan menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas kelalahan PSIS Semarang melawan PSS Sleman. "Untuk kekalahan ini saya minta maaf dan saya yang bertanggung jawab," ujarnya.

Sementara itu, Plt Ketua Umum Panser Biru Wareng Kepareng menyatakan bahwa jika mereka (suporter Panser Biru) ikhlas jika PSIS harus turun ke Liga 2.

Pihaknya sama sekali tidak menyalahkan pemain dan pelatih atas hasil buruk musim ini. "Kami ikhlas PSIS turun ke Liga 2, tapi kami minta Yoyok Sukawi out," tegasnya.

Menurut dia, jika suporter paham masalah yang dihadapi PSIS saat ini. Sebab itu, aksi ini juga sebagai bentuk dukungan agar manajemen segera membayar keterlambatan gaji para pemain dan tim pelatih.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut