Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Pangan Relatif Aman, Wali kota Semarang Intervensi Kenaikan Sayur Lewat Kempling Semar
Advertisement . Scroll to see content

Menteri BUMN: Jumlah Produksi dan Impor Komoditas Harus Satu Data untuk Cegah Mafia Beras

Kamis, 05 Oktober 2023 | 15:02 WIB
  • author Suparjo Ramalan
Menteri BUMN: Jumlah Produksi dan Impor Komoditas Harus Satu Data untuk Cegah Mafia Beras
Menteri BUMN Erick Thohir sentil oknum penimbun beras (Foto: iNews.id/ Suparjo)

Dia menjelaskan, jumlah produksi dan impor produk komoditas yang berada dalam satu data akan menghilangkan daerah abu-abu yang dapat dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan. Hal itu, juga dapat menghindari praktik mafia beras.

"Akhirnya itu terjadi apa? Grey area, ya abu-abu yang akhirnya dimanfaatkan oleh orang yang ingin mencari keuntungan sesaat," ungkap Erick.

Dia menambahkan, untuk stok beras dalam negeri, kebijakan impor tergantung pada kapasitas produksi di tingkat petani. Bila produksi di dalam negeri membaik, maka impor beras tidak akan dilakukan.

Seperti diketahui, pemeringtah rencana Perum Bulog bakal mendatangkan 1 juta ton beras dari China. "Tergantung, kalau produksi di dalam negerinya bagus ya kita tidak impor," tutur Erick.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut