Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jeritan Hati Lewat Puisi Untuk Rempang
Advertisement . Scroll to see content

Puisi Perjuangan Karya WS. Rendra, Kejenuhan Masyarakat Terhadap Permasalahan Politik Praktis

Minggu, 21 Agustus 2022 | 22:51 WIB
  • author Ribut Achwandi
Puisi Perjuangan Karya WS. Rendra, Kejenuhan Masyarakat Terhadap Permasalahan Politik Praktis
WS. Rendra

Doa Seorang Serdadu Sebelum Berperang

Tuhanku,
WajahMu membayang di kota terbakar
dan firmanMu terguris di atas ribuan
kuburan yang dangkal
Anak menangis kehilangan bapa
Tanah sepi kehilangan lelakinya
Bukannya benih yang disebar di bumi subur ini
tapi bangkai dan wajah mati yang sia-sia
Apabila malam turun nanti
sempurnalah sudah warna dosa
dan mesiu kembali lagi bicara

Waktu itu, Tuhanku,
perkenankan aku membunuh
perkenankan aku menusukkan sangkurku
Malam dan wajahku
adalah satu warna
Dosa dan nafasku
adalah satu udara.

Tak ada lagi pilihan
kecuali menyadari
-biarpun bersama penyesalan-
Apa yang bisa diucapkan
oleh bibirku yang terjajah ?
Sementara kulihat kedua lenganMu yang capai
mendekap bumi yang mengkhianatiMu

Tuhanku
Erat-erat kugenggam senapanku
Perkenankan aku membunuh
Perkenankan aku menusukkan sangkurku.

18 Juni 1960
dikutip dari majalah Mimbar Indonesia, Th. XIV, No. 25

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut