Cerita Wawalkot Tegal Jumadi, Pernah Mangkir Kerja hingga Masuk DTKS Kemensos

Tim iNews.id
.
Sabtu, 25 Juni 2022 | 09:58 WIB
Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi. Foto: Yunibar.

TEGAL, iNewsJatenginfo.id - Wakil Wali Kota Tegal, M Jumadi saat ini tengah menjadi perbincangan publik, khususnya masyarakat Kota Tegal. Hal itu karena kepindahan Jumadi dari Partai Demokrat ke PDI Perjuangan (PDIP).

Sepak terjang Jumadi di kancah perpolitikan memang dibilang masih seumur jagung, namun manuver politik yang dilakukannya ini menjadi pertanyaan di elite partai politik di Kota Tegal.

Dikutip dari iNewsTegal.id, selama menjabat sebagai Wakil Walikota Tegal mendampingi H Dedy Yon Supriyono, ada beberapa fakta menarik terkait Jumadi. 

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut fakta kurang mengenakan Jumadi.

Sekda Kota Tegal Johardi menyebut Jumadi sudah 11 hari tidak masuk kantor sejak 11 Februari 2021. Terkait hal itu, Jumadi mengatakan pada 11 Februari 2021, dia bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono di Jakarta untuk membahas persoalan penggunaan alat tangkap cantrang nelayan Kota Tegal. 

Kemudian pada 15 Februari 2021 Jumadi mengaku menghadiri deklarasi kesiapan penggantian cantrang dengan alat tangkap ramah lingkungan yang diadakan nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari, Kota Tegal.

Nama Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi juga pernah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSK) Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai penerima manfaat bantuan sosial.

Muhammad Jumadi mengaku kaget setelah menerima informasi pada minggu kemarin. Setelah dicek dalam aplikasi, ternyata benar namanya muncul dalam DTSK.

Follow Berita iNews Jatenginfo di Google News

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini