Wiwik Winarni, instruktur Quilting yang beberapa karya patternnya dipajang dalam pameran ini mengatakan, peyelenggaraan pameran merupakan bentuk apresiasi terhadap pengrajin yang telah membuat karya kain patchwork.
"Kebanyakan para crafter (perajin) dan quilter (pembuat bed cover atau selimut) akan sangat senang sekali jika karyanya bisa diapresiasi oleh khalayak. Sehingga kami memiliki gagasan membuat pameran di Solo, karena Solo sebagai kota tempat produksi batik," pungkasnya.
Editor : Iman Nurhayanto
Artikel Terkait
