Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sempat Dibuang, Tesla Kembali Gunakan Radar Keamanan Mobil
Advertisement . Scroll to see content

Progres Investasi Tesla di Indonesia Dibeberkan Luhut

Jum'at, 10 Juni 2022 | 23:09 WIB
  • author Azhraf Muhammad
Progres Investasi Tesla di Indonesia Dibeberkan Luhut
Menko Marves Luhut B Pandjaitan membeberkan progres investasi Tesla di Indonesia. Foto: Azhfar Muhamnad

JAKARTA, iNewsJatenginfo.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan perkembangan investasi Tesla di Indonesia. Menurutnya, saat ini mereka masih berunding.

Namun jika investasi tersebut terealisasi, maka sebanyak 3 juta mobil Tesla bisa diproduksi di Indonesia setiap tahunnya. 

“Tesla ini sampai sekarang kami masih runding, tapi saya bisa laporkan pada bapak (DPR) tadi di Kalimantan Utara kita membuat 265 gigawatt hours untuk hasilkan energi hijau dan itu bisa hasilkan 3 juta mobil. Itu clean energy,” kata Luhut dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR, dikutip Jumat (10/6). 

Dia menambahkan, kawasan industri di Kalimantan Utara saat ini merupakan industri dalam bentuk end-to-end clean energy dan menjadi nilai tersendiri bagi Indonesia di mata produsen otomotif listrik.

"Kalau mau bikin pabrik yang clean energy, yang end to end dapat green product, the best place to go is Indonesia, enggak ada yang lain," ujarnya.

Selain dengan Tesla, Luhut menyatakan, salah satu produsen mobil Ford lebih maju dibanding Tesla. Ford akan menanamkan investasinya di Indonesia untuk industri mobil listrik.

Dia menuturkan, Indonesia memiliki kebutuhan mumpuni untuk Ford dan Tesla. Sebab di Kalimantan Utara telah dibangun sumber energi untuk operasionalnya.

Dengan begitu, pemerintah mendorong Ford dalam melakukan investasi dalam energi hijau. Adapun 20 Juni mendatang, Ford juga akan mengunjungi Indonesia guna membahas investasi.

Editor: Iman Nurhayanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut