Di Usia 79 Tahun, Irwan Hidayat Bicara soal Keberuntungan dan Keberlanjutan Usaha

Pradipta
Irwan Hidayat saat menerima Lifetime Achievement Award pada malam Prasasta Gala Awards 2026. (Foto: ist)

SEMARANG, iNewsJatenginfo.id - Di tengah deretan penghargaan yang diberikan Universitas Semarang atau USM dalam Dies Natalis ke-39, satu nama disebut untuk kategori tertinggi. Irwan Hidayat, 79 tahun, menerima Lifetime Achievement Award pada malam Prasasta Gala Awards 2026.

Bagi sebagian orang, Irwan dikenal sebagai pemimpin salah satu perusahaan farmasi tertua di Indonesia, PT Sido Muncul. Namun di atas panggung USM, ia tidak banyak berbicara soal perusahaan.

Ia justru berbicara soal keberuntungan.

"Perjalanan hampir 80 tahun ini bukan semata karena kemampuan pribadi. Ada berkat Tuhan, ada keberuntungan yang menyertai," ujarnya.

Kalimat itu mengalir pelan, dari seseorang yang mengaku menghabiskan masa awal kariernya lebih banyak untuk mengamati dan belajar. Ia mempelajari bagaimana perusahaan-perusahaan besar bekerja, bagaimana mereka mengambil keputusan, dan bagaimana mereka bertahan.

Belajar, bagi Irwan, tidak selalu datang dari ruang kelas.

Sejak muda, ia membaca apa saja yang ada di hadapannya, termasuk komik. Dari cerita-cerita bergambar itu, ia mengaku belajar membaca watak manusia, memahami strategi, dan mengelola persoalan.

Filosofi itulah yang kemudian ia bawa dalam perjalanan panjangnya di dunia usaha. Baginya, sebuah usaha hanya akan berumur panjang jika ia jujur pada satu hal: memberikan manfaat.

"Lihatlah produk itu seperti kita akan mengonsumsinya sendiri," katanya.

Rektor USM, Supari, menyebut penghargaan ini sebagai bagian dari refleksi kampus yang akan memasuki usia ke-40 tahun.

Dengan tema "Honoring Legacy and Celebrating Excellence", USM ingin menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri.

"Kemajuan daerah lahir dari pertemuan banyak pihak. Dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media, dan masyarakat," ujar Supari.

Malam itu, USM memberikan lima penghargaan. Namun Lifetime Achievement menjadi penutup. Bukan untuk merayakan masa lalu, melainkan untuk menitipkan pesan bagi mahasiswa yang hadir: bahwa warisan terbaik adalah karya yang terus memberi manfaat.

Editor : Iman Nurhayanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network